Selasa, 07 Agustus 2012

RENUNGAN HIKMAH UNTUK SUAMI SHOLEH


Wahai suami sholeh…tiada perhiasan yang paling indah didunia ini kecuali istri yang sholehah, maka didiklah istrimu menjadi wanita yang dikatakan Rasulullah itu, agar engkau menjadi suami yang sangat bahagia didunia dan diakhirat. Karena jika istrimu menjadi wanita yang sholehah maka ia akan lebih tau bagaimana cara membahagiakanmu.

Engkau telah menikahinya dan menjadikanya halal bagimu dengan akad sya’ri penuh Islami. Maka berarti engkau telah siap untuk menjaga, melindungi dan mendidiknya dengan pendidikan rabbaniyah Islamiyah.

Semua tanggung jawab telah berada dipunggungmu, maka jangan sia-siakan istrimu dengan membiarkanya begitu saja dirumah tanpa pendidikan yang terarah, sekarang engkau telah menjadi suami sekaligus guru baginya. Pelindung dan penyejuk hatinya. Maka lindungilah istrimu dengan pendidikan nabawiyah Islamiyah.

Seorang suami sholeh akan selalu membahagiakan istrinya, layaknya istri sholehah selalu membahagiakan suaminya, dan merekapun saling membahagiakan, sehingga terciptalah rumah tangga yang sakinah, mawaddah wa rahmah.


Sekarang engkau telah menjadi seorang pemimpin, yaitu pemimpin untuk rumah tanggamu. Maka yang harus engkau lakukan adalah melindungi istri dan anak-anakmu. Jangan mudah melepas tangan untuk menyakiti istrimu, karena dia adalah makhluk Allah yang harus engkau didik dan arahkan dengan baik. Kesalahan yang ia lakukan adalah bukan aib baginya, akan tetapi kekurangan yang harus engkau lengkapi. Dan cara melengkapinya adalah bukan dengan emosi dan kekerasan. Tapi dengan pengarahan dan peringatan yang baik.

Semua itu sudah menjadi petunjuk Rasulmu, jika ia masih mengulang kesalahan itu maka peringatilah dengan penuh lembut sampai ia sadar dan thobat serta kembali kepada Allah. Namun jika masih terulang, maka hukumilah dia dengan cara berpisah tidur dengannya. Dan jika masih terulang maka tidaklah mengapa engkau memukulnya dengan pukulan yang tak membekas luka tapi membekas kesadaran. Semoga Allah merahmati rumah tangga kalian dengan saling memahami antara satu sama lain sehingga terwujud rumah tangga yang Islami sesuai dengan keinginan Allah dan Rasulmu.

Wahai suami sholeh…engkau harus sadar, bahwa dalam rumah tangga kadang terjadi perbedaan antara dirimu dengan istrimu. Baik itu perbedaan sifat, karakter  atau pengetahuan..Maka jangan jadikan perbedaan itu sebagai pemacu permasalah yang menimbulkan pertengkaran dan kerusakan rumah tanggamu. Tapi sikapilah semua perbedaan itu dengan penuh dewasa dan hati yang tenang.

Istrimu bukanlah malaikat, tapi manusia biasa yang banyak kekurangan dan kadang banyak melakukan kesalahan seperti halnya engkau juga manusia biasa yang penuh dengan kekurangan. Jangan banyak menuntut yang diluar kemampuan istrimu. Bantulah dia jika dalam kedaan sulit, sepertihalnya Rasulmu mencontohkan semua itu kepada para istrinya. Berlemah lembutlah dengan istrimu, engkau adalah penyempurna segala kekurangan yang ada dalam dirinya.

Ketika engkau dihadapkan dengan permasalahan yang serius maka jauhilah emosi dan hawa nafsu yang akan menghancurkan rumah tanggamu. Akal yang sehat dan pikiran yang  jernih yang harus engkau kedepankan dalam menghadapi permasalahan itu. Agar semua permasalahan bisa engkau atasi dengan penuh bijak. Keharmonisan rumah tangga yang selalu engkau jaga.

Jika engkau sedang sangat marah pada istrimu dikarenakan ulahnya yang kadang membuat hatimu jengkel, maka ingatlah memori-memori  indahmu selama bersamanya. Ingatlah bagaimana ketika pertama kali engkau semangat  ingin menikahinya, yang kemudian dengan sekuat  tenaga penuh susah payah melamarnya, ingatlah ketika masa-masa indah dibulan madumu. Maka insya Allah rasa marah dan kesalmu akan berganti  bahagia. Haruskah segala pengorbananmu selama ini disia-siakan oleh emosi dan marah sesaat???  Ingatlah, bahwa emosi dan marah memang manusiawi tapi tidak akan menjadi manusiawi jika dituruti sehingga berujung pada kehancuran rumah tanggamu.

Perempuan akan tetap menjadi perempuan, yang mereka memiliki sifat lemah dan mudah cemburu. Maka tanamkanlah kepercayaan dia padamu.  Dengan cara engkau selalu melindungi diri dari hal-hal yang menjadikan dirimu sendiri hina. Selingkuh itu adalah haram, istrimu yang sholehah selalu setia menunggumu dirumah, maka janganlah lagi engkau cari kenikmatan sesaat diluar sana. Karena wanita diluar sana umpa makanan busuk yang menimbulkan penyakit bagimu. Sedangkan istri sholehahmu dirumah adalah makanan segar yang akan menyegarkan  jiwa dan ragamu.

Jangan bebani istrimu dengan pekerjaan yang berat. Mencari rizki adalah kewajibanmu. Lindungi istrimu dari fitnah zaman. Jangan biarkan dia keluar rumah kecuali semua tubuhnya terbungkus rapi, kecuali kedua bola matanya. Karena semua itu untuk menghindari fitnah yang akan menimpa istrimu. Tidak berhak laki-laki yang bukan mahramnya memandang wajahnya. Maka lindungilah dia dari segala fitnah itu. Engkau adalah pempin baginya, yang dimana semua itu akan diminta pertanggung jawabanmu dihadapan Allah nanti.

semoga engkau yang membaca ini menjadi suami hanya untuk istrimu...dalam arti, engkau selalu berusaha menjadi suami sholeh yang tidak mudah tergoda dengan wanita selain istrimu. suami yg selalu menjaga kehormatan keluarga, yg selalu beribadah pada allah dan sayang pada istri.

Amin Yaa Rabbal 'Alamin

Senin, 06 Agustus 2012

Betulkah Banyak Harta Akan Menjadikan Hamba Banyak Berdosa???

• Tergantung orangnya...klau di infakkan dijalan Allah maka akan banyak pahalanya..Allah berfirman, artinya: Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.


• Allah juga berfirman: artinya: Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

• Allah juga berfirman: artinya: Orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah, kemudian mereka tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala di sisi Tuhan mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

• Dan Allah berfirman, artinya: Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridhaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat.

• Maka berbuatlah bagaimana agar tidak berdosa ktk banyak uang, yaitu menginfakkanya dijaln allah, baik itu untuk da'wah islam yg kholis, untuk da'wah meninggikkan tauhid allah ditengah2 kesyirikan demokrasi ini, atau untuk biaya jihad teman2 kita yg sedang melawan pemimpin2 thogut yaitu amerika dan yahudi serta semua yg wala' pada mereka...mg ahrta antum diberkati allah...amin

Tingkatkan Tilawah Qur'an Dibulan Ramadhon

saudara-saudaraku seperjuangan, kuatkan iman dan jiwa dibulan yg suci ini dengan dzikir dan doa...sebaik-baik dzikir adalah membaca al-qur'an....

silakan lomba-lomba membaca al-qur'an dibulan yg suci ini...semoga allah menjadikan al-qur'an yg kita baca dibulan yg suci ini membekas dalam jiwa kita untuk kemudian menjadikn dirikita terus merasa bergantung pada merenungi isi dan maknanya

juga agar kita selalu mengap
likasikan isi-isi yg terkandung didlmnya....amin

berapa harikah anda bisa menamatnkan al-qur'an dibulan yg suci ini?? silakan raih pahala sebanyak2nya...

menamatkanya setiap 3 hari????
atau setiap 5 hari???
ataukah setiap Enam hari????
setiap 10 hr juga gpp???

tapi paling sedikit kita menamatkanya sekali selama sebulan ini...

allahu akbar...allahu akbar...allahu akbar...

Hukum Berpolitik Di Masa Kini